Inalum, Batu Bara – Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara Medan menyelenggarakan kegiatan Educational Excursion pada 25–26 Juli 2026 di Inalum, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa melalui interaksi langsung dengan lingkungan, masyarakat, serta berbagai praktik manajemen pendidikan di lapangan.
Educational Excursion diikuti oleh mahasiswa Program Doktor MPI bersama para dosen pendamping. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan berupa observasi lapangan, diskusi ilmiah, refleksi akademik, serta kajian terhadap berbagai praktik pengelolaan lembaga dan potensi pengembangan pendidikan berbasis masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan realitas yang berkembang di lapangan.


- Dalam arahannya, Prof. Mesiono, M.Pd menyampaikan bahwa Educational Excursion merupakan salah satu strategi pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa doktoral untuk mengembangkan cara berpikir kritis, analitis, dan reflektif. Menurutnya, pendidikan pada jenjang doktor tidak hanya menuntut penguasaan teori, tetapi juga kemampuan membaca fenomena sosial, mengidentifikasi persoalan secara komprehensif, serta merumuskan solusi yang relevan berdasarkan bukti empiris. Ia menegaskan bahwa pengalaman langsung di lapangan akan memperkaya perspektif mahasiswa dalam mengembangkan penelitian, memperkuat kemampuan akademik, sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam.
Dekan FITK UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau menilai Educational Excursion merupakan bentuk inovasi pembelajaran yang mampu menghubungkan kajian akademik dengan realitas kehidupan masyarakat. Menurutnya, mahasiswa doktor harus dibekali pengalaman empiris yang dapat memperkuat kompetensi penelitian dan kepemimpinan akademik sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, aplikatif, serta memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda akademik berkelanjutan yang memperkuat budaya riset dan kolaborasi di lingkungan FITK UINSU Medan.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam FITK UINSU Medan, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd, menjelaskan bahwa Educational Excursion merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pembelajaran doktoral harus memberikan ruang kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung dari berbagai praktik terbaik di lapangan sehingga mampu menghasilkan penelitian yang kontekstual, inovatif, dan berdampak. Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi akademik, membangun jejaring profesional, serta menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat di kalangan mahasiswa.
Salah seorang Mahasiswa Program Doktor, Della Pelita, mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengikuti Educational Excursion tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana teori manajemen pendidikan dapat dipahami dalam konteks kehidupan nyata. Menurutnya, diskusi bersama dosen dan sesama mahasiswa selama berada di lapangan memperkaya cara pandangnya dalam menganalisis berbagai persoalan pendidikan. Della berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan akademik, serta memperkuat motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan studi doktoral dengan menghasilkan penelitian yang berkualitas.

Melalui penyelenggaraan Educational Excursion di Nalum, Kabupaten Batu Bara, Program Doktor MPI FITK UINSU Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berbasis pengalaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya strategis dalam membentuk lulusan doktor yang unggul, berintegritas, memiliki kepekaan terhadap dinamika masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.
