Ketua Prodi Dipercaya Menjadi Ketua Panitia Pembentukan Dewan Pendidikan Kota Tanjung Balai

Medan— Ketua Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd, mendapat amanah sebagai Ketua Panitia Pembentukan Dewan Pendidikan Kota Tanjung Balai. Amanah tersebut ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Tanjung Balai Nomor 900/365/K/2026 tertanggal 7 Juli 2026.

Dalam keputusan tersebut, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd diamanahkan untuk memimpin panitia yang bertugas mempersiapkan seluruh tahapan pembentukan Dewan Pendidikan Kota Tanjung Balai. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kapasitas akademik, pengalaman, serta kompetensi Prof. Abdurrahman dalam bidang manajemen dan pengembangan pendidikan.

Pembentukan Dewan Pendidikan merupakan langkah strategis dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Dewan Pendidikan diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam memberikan pertimbangan, dukungan, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kota Tanjung Balai.

Sekretaris Daerah Kota Tanjung Balai, Nurmalina Marpaung, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan bahwa pembentukan Dewan Pendidikan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah membangun tata kelola pendidikan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, pendidikan tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, serta perguruan tinggi.

“Pembentukan Dewan Pendidikan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memperkuat kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan di Kota Tanjung Balai. Kita berharap Dewan Pendidikan nantinya dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan dan pemikiran yang konstruktif bagi peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Nurmalina Marpaung.

Ia juga menyambut baik penunjukan Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd sebagai Ketua Panitia. Menurutnya, latar belakang akademik dan pengalaman Prof. Abdurrahman di bidang manajemen pendidikan menjadi modal penting dalam mengawal proses pembentukan Dewan Pendidikan agar berjalan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Abdurrahman, proses pembentukan Dewan Pendidikan dapat berlangsung secara objektif, terbuka, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Yang paling penting adalah bagaimana Dewan Pendidikan yang terbentuk nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Tanjung Balai,” tambahnya.

Dekan FITK UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum, turut memberikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepada Ketua Program Studi Doktor MPI tersebut. Menurutnya, penunjukan tersebut menunjukkan bahwa kapasitas akademisi UINSU mendapatkan kepercayaan dari pemerintah daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan pendidikan.

“Kami tentu menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd. Amanah ini menunjukkan bahwa kompetensi akademik dan pengalaman beliau dalam bidang pendidikan mendapatkan kepercayaan dari pemerintah daerah. Kami berharap amanah tersebut dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tanjung Balai,” ungkap Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum.

Dekan FITK juga menegaskan bahwa keterlibatan dosen dalam berbagai aktivitas pembangunan pendidikan di daerah merupakan salah satu bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi. Perguruan tinggi, menurutnya, harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai persoalan pendidikan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd menyampaikan bahwa amanah sebagai Ketua Panitia Pembentukan Dewan Pendidikan Kota Tanjung Balai merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tanjung Balai. Amanah ini tentu merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kami bersama seluruh panitia akan berupaya membangun proses pembentukan Dewan Pendidikan yang partisipatif, transparan, dan mengedepankan kepentingan peningkatan mutu pendidikan di Kota Tanjung Balai,” ujar Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd.

Ia menjelaskan bahwa proses pembentukan Dewan Pendidikan harus dilakukan secara cermat dengan melibatkan berbagai unsur dan pemangku kepentingan pendidikan. Hal tersebut penting agar Dewan Pendidikan yang terbentuk nantinya memiliki legitimasi yang kuat dan mampu menjalankan fungsi strategisnya dalam memberikan masukan serta rekomendasi bagi pengembangan pendidikan di daerah.

Prof. Abdurrahman juga menilai bahwa keberadaan Dewan Pendidikan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, praktisi pendidikan, akademisi, dan berbagai pihak lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masyarakat Kota Tanjung Balai.

Dukungan juga disampaikan oleh Gugus Kendali

Mutu (GKM) Program Doktor Manajemen

Pendidikan Islam FITK UINSU Medan, Prof. Dr.

Amiruddin Siahaan, M.Pd. Ia menilai penunjukan

Prof. Abdurrahman sebagai Ketua Panitia merupakan

bentuk pengakuan terhadap kapasitas kepemimpinan

dan keilmuan yang dimiliki.

“Kami dari Gugus Kendali Mutu Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam memberikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepada Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd. Keterlibatan beliau dalam pembentukan Dewan Pendidikan merupakan kesempatan strategis untuk mengimplementasikan keilmuan manajemen pendidikan secara langsung dalam tata kelola pendidikan di daerah,” tutur Prof. Dr. Amiruddin Siahaan, M.Pd.

Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam pembangunan pendidikan daerah juga dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah dan masyarakat. Sinergi tersebut penting untuk menghasilkan kebijakan serta tata kelola pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Semoga kepemimpinan Prof. Abdurrahman dalam kepanitiaan ini dapat menghasilkan proses pembentukan Dewan Pendidikan yang kredibel dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan Kota Tanjung Balai. Ini juga menjadi bagian dari penguatan peran Program Doktor MPI dalam memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan manajemen pendidikan,” tambahnya.

Amanah yang diberikan kepada Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd diharapkan tidak hanya menjadi kontribusi personal dalam pembangunan pendidikan daerah, tetapi juga semakin memperkuat kiprah Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sumatera Utara Medan dalam memberikan kontribusi akademik dan profesional bagi masyarakat.

Dengan terbentuknya Dewan Pendidikan Kota Tanjung Balai nantinya, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, partisipatif, dan berkelanjutan.