Program Doktor MPI FITK UINSU Gelar Saresehan Akademik tentang Kepemimpinan Transformasional pada Lembaga Pendidikan Islam

Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, menyelenggarakan kegiatan Saresehan Akademik: Kepemimpinan Transformasional pada Lembaga Pendidikan Islam pada Selasa (25/2/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Saresehan FITK UINSU Medan ini menghadirkan Dr. Muhammad Rifai, M.Pd. sebagai narasumber dan diikuti oleh 25 mahasiswa Program Doktor MPI.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan keilmuan mahasiswa doktoral, khususnya dalam memahami dan mengembangkan konsep kepemimpinan transformasional yang relevan dengan karakteristik budaya, nilai-nilai keislaman, serta tantangan pengelolaan lembaga pendidikan Islam.

Ketua Program Studi Doktor MPI, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd., mendukung penyelenggaraan forum akademik yang mengedepankan dialog terbuka, pertukaran pengalaman, dan pengembangan pemikiran kritis mahasiswa. Format saresehan dipilih untuk menciptakan suasana akademik yang lebih akrab dan egaliter, sehingga peserta dapat menyampaikan pandangan serta pengalaman praktis secara leluasa.

Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Rifai, M.Pd. membahas pentingnya kepemimpinan transformasional dalam mendorong perubahan dan peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam. Kepemimpinan tidak hanya dipahami sebagai kemampuan mengatur organisasi, tetapi juga sebagai kapasitas membangun visi bersama, memberikan inspirasi, mengembangkan potensi sumber daya manusia, serta menumbuhkan budaya kerja yang inovatif.

Diskusi juga menyoroti tantangan yang kerap dihadapi pemimpin lembaga pendidikan Islam, terutama resistensi terhadap perubahan, kuatnya budaya senioritas, serta kebutuhan untuk menyelaraskan inovasi kelembagaan dengan kesejahteraan dan keadilan bagi para pendidik.

Salah satu pembahasan penting adalah strategi menghadapi resistensi guru senior terhadap pembaruan sistem pembelajaran dan tata kelola lembaga. Dalam konteks ini, pendekatan persuasif, penghargaan terhadap pengalaman, dan pelibatan seluruh unsur organisasi dinilai penting untuk membangun komitmen bersama terhadap perubahan.

Selain itu, peserta mendiskusikan hubungan antara kepemimpinan transformasional dan transaksional. Pemenuhan hak serta kesejahteraan pendidik dipandang sebagai bagian penting dalam membangun motivasi, kepercayaan, dan kesiapan untuk mengembangkan inovasi di lingkungan pendidikan.

Saresehan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan pertukaran pengalaman antara narasumber dan mahasiswa. Para peserta mengaitkan perspektif teoretis dengan persoalan nyata yang mereka temui dalam pengelolaan madrasah, pesantren, sekolah Islam, dan lembaga pendidikan lainnya. Dialog tersebut turut membuka peluang pengembangan topik penelitian disertasi, khususnya mengenai kepemimpinan adaptif, manajemen perubahan, budaya organisasi, dan penyelesaian konflik di lembaga pendidikan Islam.

Kegiatan ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional dalam pendidikan Islam perlu berpijak pada keteladanan (uswah hasanah), perhatian terhadap kebutuhan individu, stimulasi intelektual, serta kemampuan membangun visi yang inspiratif. Integrasi teori kepemimpinan modern dengan nilai-nilai Islam diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa doktoral dalam mengembangkan kajian dan praktik manajemen pendidikan Islam.

Melalui kegiatan saresehan akademik ini, Program Doktor MPI FITK UINSU Medan terus mendorong penguatan tradisi akademik yang dialogis, reflektif, dan kontekstual. Forum semacam ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang pengembangan gagasan, penguatan jejaring akademik, dan peningkatan kualitas penelitian mahasiswa doktoral.