Mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam melaksanakan kegiatan akademik di luar kelas melalui diskusi ilmiah dengan mengangkat tema “Arah Manajemen Pendidikan Islam pada Era Digital”. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Salamuddin, M.A. sebagai dosen sekaligus narasumber dalam diskusi yang dilaksanakan di Doktor Kopi pada Sabtu, 11 Januari 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu ruang akademik bagi mahasiswa doktor untuk memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman mengenai perkembangan manajemen pendidikan Islam di tengah pesatnya transformasi digital. Pemilihan tema dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi, digitalisasi layanan pendidikan, serta perubahan pola interaksi antara lembaga pendidikan, pendidik, dan peserta didik.
Dalam diskusi tersebut, Prof. Dr. Salamuddin, M.A. memberikan penguatan mengenai pentingnya kemampuan adaptasi bagi pengelola lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi perubahan era digital. Manajemen pendidikan Islam tidak cukup hanya berorientasi pada tata kelola administratif, tetapi juga perlu mampu merespons perkembangan teknologi secara strategis dengan tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman sebagai landasan utama.
Pembahasan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan mahasiswa dalam proses dialog dan pertukaran gagasan. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, mengajukan pertanyaan, serta mengemukakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan penerapan teknologi dalam pengelolaan pendidikan Islam.
Salah satu fokus pembahasan adalah bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas manajemen, kualitas layanan akademik, komunikasi kelembagaan, serta pengembangan sumber daya manusia. Di sisi lain, mahasiswa juga diajak untuk melihat berbagai tantangan yang muncul, seperti kesiapan sumber daya manusia, literasi digital, keamanan informasi, serta kebutuhan menjaga karakter dan nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan teknologi.
Diskusi tersebut juga mendorong mahasiswa doktor untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu mengambil peran sebagai pemikir dan pengembang konsep manajemen pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan visioner menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon akademisi dan pengelola pendidikan Islam menghadapi transformasi digital.
Pelaksanaan diskusi di Doktor Kopi memberikan suasana akademik yang lebih fleksibel dan dialogis. Meskipun dilaksanakan di luar ruang kelas, kegiatan tetap diarahkan pada penguatan tradisi akademik melalui diskusi ilmiah, pertukaran gagasan, dan refleksi terhadap berbagai persoalan aktual dalam manajemen pendidikan Islam.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam diharapkan mampu memahami arah perkembangan manajemen pendidikan Islam secara lebih komprehensif serta memiliki kesiapan untuk merumuskan strategi pengelolaan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip dan nilai-nilai Islam.
Kegiatan diskusi bersama Prof. Dr. Salamuddin, M.A. tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya akademik mahasiswa doktor melalui pembelajaran yang tidak terbatas pada ruang kelas. Forum semacam ini diharapkan terus dikembangkan sebagai wadah untuk membangun kemampuan berpikir kritis, memperkaya perspektif keilmuan, dan melahirkan gagasan inovatif bagi kemajuan manajemen pendidikan Islam di era digital.
