Medan, 12 Agustus 2026 — Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara Medan melaksanakan Ujian Wawancara bagi calon mahasiswa baru Program Doktor MPI pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring (online) tersebut diikuti oleh 14 (empat belas) orang calon mahasiswa.
Ujian wawancara berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon mahasiswa Program Doktor MPI FITK UIN Sumatera Utara Medan. Melalui ujian wawancara, program studi dapat memperoleh gambaran mengenai kesiapan akademik, motivasi, pengalaman, kompetensi, serta komitmen calon mahasiswa dalam mengikuti pendidikan pada jenjang doktoral.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti proses wawancara sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia. Materi wawancara mencakup motivasi mengikuti pendidikan doktoral, kesiapan akademik, pengalaman dan kompetensi calon mahasiswa, rencana penelitian atau disertasi, serta komitmen untuk menyelesaikan studi pada Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam.
Dekan FITK UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum, menyampaikan bahwa proses seleksi calon mahasiswa doktor merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas akademik dan keberlanjutan mutu pendidikan di lingkungan FITK. Menurutnya, calon mahasiswa program doktor tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki motivasi, integritas, komitmen, serta kesiapan untuk menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pengelolaan pendidikan.
“Ujian wawancara ini menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat kesiapan calon mahasiswa dalam menempuh pendidikan doktoral. Kami berharap peserta yang nantinya diterima benar-benar memiliki komitmen akademik yang kuat, kemampuan penelitian yang baik, serta kesiapan untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan Manajemen Pendidikan Islam,” ujar Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum.
Sementara itu, Sekretaris Program Studi Doktor MPI, Dr. Yusuf Hadijaya, MA, menjelaskan bahwa pelaksanaan wawancara diarahkan untuk menggali potensi dan kesiapan calon mahasiswa secara lebih mendalam. Wawancara juga menjadi ruang bagi program studi untuk memahami latar belakang akademik peserta, arah penelitian yang akan dikembangkan, serta keseriusan mereka dalam menyelesaikan studi.
“Kami ingin memastikan bahwa calon mahasiswa yang mengikuti Program Doktor MPI memiliki kesiapan untuk menjalani proses akademik dan penelitian pada tingkat doktoral. Karena itu, wawancara tidak hanya melihat kemampuan menjawab pertanyaan, tetapi juga motivasi, pengalaman akademik, gagasan penelitian, dan komitmen calon mahasiswa terhadap penyelesaian studi,” ungkap Dr. Yusuf Hadijaya, MA.
Dr. Yusuf juga menambahkan bahwa Program Doktor MPI FITK UIN Sumatera Utara Medan terus berupaya meningkatkan kualitas input mahasiswa sebagai bagian dari penguatan mutu penyelenggaraan pendidikan doktoral. Dengan proses seleksi yang dilakukan secara objektif dan terarah, diharapkan mahasiswa yang diterima mampu mengikuti proses pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, serta penyelesaian disertasi secara optimal.
Ketua Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) FITK UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd, menyampaikan bahwa Ujian Wawancara merupakan tahapan strategis dalam proses penerimaan mahasiswa baru Program Doktor MPI. Menurutnya, wawancara tidak semata-mata menjadi proses seleksi, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan kesesuaian antara latar belakang, motivasi, kesiapan akademik, dan rencana pengembangan keilmuan calon mahasiswa dengan karakteristik pendidikan doktoral.
“Ujian wawancara ini menjadi momentum bagi Program Doktor MPI untuk mengenali lebih dekat calon mahasiswa, terutama berkaitan dengan motivasi, kesiapan akademik, pengalaman penelitian, serta rencana pengembangan disertasi. Kami berharap calon mahasiswa yang nantinya bergabung memiliki kesungguhan untuk mengikuti seluruh proses akademik dan mampu menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan Manajemen Pendidikan Islam,” ujar Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd.
Pelaksanaan Ujian Wawancara berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian secara daring hingga selesai. Pemanfaatan platform daring juga memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi peserta dalam mengikuti tahapan seleksi tanpa mengurangi substansi dan kualitas proses wawancara.
Melalui pelaksanaan Ujian Wawancara ini, Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sumatera Utara Medan menegaskan komitmennya untuk memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kapasitas akademik, kesiapan penelitian, integritas, dan komitmen kuat dalam menyelesaikan pendidikan doktoral. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya program studi dalam mempersiapkan sumber daya akademik yang mampu berkontribusi terhadap pengembangan Manajemen Pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
