Medan, 5 Februari 2025 menjadi salah satu suasana yang berbeda di ruang prodi doktoral manajemen pendidikan islam. Perbedaan suasana ini terlihat secara jelas melalui aktivitas dan rutinitas yang dijalin dalam kurun waktu kurang lebih dua jam. Dalam Kesempatan itu turut hadir para guru besar, alumni dan mahasiswa untuk melangsungkan diskusi terbuka dan bebas. Selanjutnya, kegiatan ini disebut dengan budaya akademik dan harus dirutinkan.
Dalam pertemuan itu Prof. Abdurrahman, M.Pd sebagai ketua prodi doktor manajemen pendidikan islam mengeluarkan sebuah stegmen dan sekaligus nasehat yang dapat mencerahkan dalam menjalani kehidupan. Stegmen yang dikeluarkan adalah bersyukur pada diri sendiri, bersyukur kepada Allah dan bersyukur kepada lingkungan. Jadikanlah petuah ini sebagai salah satu pedoman dalam menjalani kehidupan akademik kita semua, bagi yang ingin menerapkannya, katanya dengan jelas.
Lebih lanjut Dr. Yusuf Hadijaya, MA menyatakan bahwasanya kita tetap eksis berdiskusi walau dalam masa libur kuliah. Banyak berdiskusi akan menghadirkan segenap ide, pemikiran dan gagasan baru, tegasnya disela-sela diskusi. Menyikapi suasana ini, gugus kendali mutu program doktor manajemen pendidikan islam, Prof. Dr. Amiruddin Siahaan, M.Pd mensupport kegiatan ini dan berharap menjadi sebuah ciri khas program doktor satu-satunya di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UINSU Medan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi contoh untuk program magister dan sarjana, sebutnya dengan jelas.