Program doktor manajemen pendidikan Islam, FITK UINSU Medan, telah berhasil melaksanakan ujian komprehensif diruang ujian. Pelaksanaan ujian ini diikuti sebanyak 13 orang mahasiswa program doktor angkatan 2023. Ujian yang dilangsungkan pada tanggal 17 Maret 2025 itu dilaksanakan mulai pukul 09.00-16.00 wib.
Wakil dekan bidang akademik dan kelembagaan FITK UINSU Medan, Prof. Dr. Candra Wijaya, M.Pd, memberikan komentar saat mengunjungi dan memantau proses ujian. Beliau menyampaikan bahwasanya selamat ujian kepada seluruh mahasiswa yang sedang ujian komprehensif. Ini adalah bagian proses yang harus dijalani dan insyaAllah akan berakhir di ruang ujian promosi doctor manajemen pendidikan Islam.

Ketua prodi doktor manajemen pendidikan Islam, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd menjelaskan bahwasanya ujian ini kita lakukan telah mengikuti standar administrasi yang jelas. Bahkan kita mengeluarkan surat undangan pemanggilan ujian kepada seluruh calon peserta ujian yang telah melengkapi persyaratan. Jelasnya.

Sekretaris prodi doktor manajemen pendidikan Islam, Dr. Yusuf hadijaya, M.A menegaskan bahwasnaya ujian komprehensif merupakan salah satu langkah atau proses ujian yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa yang akan menyelesaikan pendidikannya. Tentunya, ujian ini nanti pada akhirnya akan mengungkapkan tingkat penguasaan mahasiswa terhadap seluruh materi yang telah dipelajari dan dapat mencapai level Sembilan pada konsep KKNI.

Dr. Selamat Pasaribu, M.Psi, sebagai fasilitator ujian mengungkapkan, pihak prodi telah menyiapkan seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan, sehingga kami akan pastikan selama proses ujian berlangsung, tidak mengalami kendala dalam hal kebutuhan ujian mahasiswa.
Koordinator ujian yang mewakili mahasiswa, Mujhirul Iman menyampaikan bahwasanya, jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan ujian berlangsung, saya sudah mengingatkan kepada seluruh calon peserta ujian untuk secara serius mempelajari kembali materi yang telah dibahas. Ini saya lakukan dengan harapan seluruh peserta ujian lulus memgikuti ujian ini.
Lebih lanjut, Bambang Lestrika Budimayansah (merupakan salah satu mahasiswa yang mengikuti ujian) mengungkapkan bahwasanya ujian yang diikuti kali ini cukup membutuhkan analisis dan nalar berfikir yang tajam. Ujian komprehensif ini harus diikuti dengan serius, demi satu tujuan pasti untuk meraih gelar doctor, “sampaikannya dengan jelas”.