Medan, 14 Fabruari 2024 program doktor manajemen pendidikan islam telah sukses melaksanakan pertemuan dosen tetap dan tidak tetap pada program doktor manajemen pendidikan islam. Pertemuan yang dilaksanakan melalui virtual ini telah mneghadirkan berbagai evaluasi dan perbaikan dalam mengelola program studi yang lebih baik dan untuk masa yang akan datang.
Berdasarkan hasil pantauan tim wartawan program studi, terlihat hadir dekan FITK UINSU Medan, prof. Dr. Tien Rafida, M. Hum. Kepada pengelola prodi, beliau berpesan agar memberikan fasilitas pembelajaran yang terbaik untuk para guru besar senior. Disamping itu, beliau menekankan bahwa apabila ada tugas artikel, maka harus dipastikan bahwa mahasiswa dijadikan sebagai penulis pertama, “sampainya dengan tegas”.

Dalam kesempatan yang penuh dengan dengan kehangatan itu, Prof. Dr. Amiruddin Siahaan, M.Pd juga memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Pada kesempatan itu, beliau menyarankan agar pada saat ujian sempro dan semhas harus diuji oleh dosen yang memiliki latar belakang keilmuan manajemen pendidikan. Selanjutnya, pada saat ujian tertutup dan terbuka tidak menjadi masalah dan dipersilahkan untuk melibatkan penguji dari latar belakang keilmuan selain manajemen pendidikan. Hal ini dibudayakan agar memberikan penegasan dan penguatan kepada ahli lain tentang eksistensi dan pengakuan keilmuan manajemen pendidikan dalam dunia pendidikan, “jelasnya dengan penuh semangat”.

Pernyataan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Amiruddin Siahaan, M.Pd juga direspon dengan baik oleh wakil dekan bidang akademik dan kelembagaan, Prof. Dr. Candra Wijaya, M.Pd. beliau menambahkan bahwasanya dalam siding proposal disertasi haris menyertakan lampiran intrumen yang telah divalidari oleh ahli. Kesiapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa mahasiswa siap untuk turun kelokasi penelitian.

Selanjutnya, Prof. Dr. Dedy Achmad Kurniady, M.Pd memberikan masukan bahwasanya manajemen pendidikan islam FITK UINSU Medan harus mampu menghasilkan sebuah karya atau novelty sebagi salah satu bentuk penciri mahasiswa starata tiga. Saya sebagai salah satu dosen di prodi doktor manajemen pendidikan islam, bersama dengan mahasiswa telah berhasil melahirkan manajemen kinerja berbasis keagamaan, nanti insyaAllah akan saya share hasilnya, “ucapnya dengan lembut”.

Ketua unit penjamin mutu FITK UINSU Medan, Dr. Muhammad Fadhli, M.Pd dalam kesempatan ini menyampaikan bahwasanya untuk mencapai akreditasi unggul maka sebanyak 25 persen dari mahasiswa harus mempublish karya ilmiahnya melalui berbagai jurnal nasional maupun internasional. Menyikapi informasi ini, sekretaris prodi doktor manajemen pendidikan islam Dr. Yusuf Hadijaya, M.Pd menyampaikan bahwasanya dalam penyusunan rencana pembelajaran semester penting dilakukan informasi dan kesepakatan kepada mahasiswa tentang output dan outcome yang akan dihasilkan. Disamping itu, sekretaris prodi juga menyampaikan bahwasanya dalam semester ini, ada tiga kelas yang akan dikelola dan bermohon kepada seluruh dosen dan mahasiswa untuk dapat mewujudkan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Mencermati segenap proses pertemuan yang telah berlangsung, ketua prodi doktoral manajemen pendidikan islam, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd, menyampaikan bahwasanya seluruh masukan yang telah diberikan akan dijadikan sebagai instrument peningkatan pelayanan untuk mewujudkan kualitas pelayanan yang lebih baik.
