Raih Penghargaan Nasional dari PERMA PENDIS Indonesia

Dosen Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua guru besar FITK UINSU Medan menerima penghargaan bergengsi dari PERMA PENDIS Indonesia dalam ajang penghargaan nasional yang dilaksanakan di Grand Pasundan Convention Hotel pada tanggal 25 April 2026.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) PERMA PENDIS Indonesia Nomor: C.017/SK/DPP/PPI/IV/2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Adapun penerima penghargaan tersebut adalah Prof. Dr. Tien Rafida yang menerima “Penghargaan Dekan dengan Program Unggulan Terbaik” atas keberhasilannya dalam memajukan berbagai program akademik dan pengembangan mutu pendidikan di lingkungan FITK UINSU Medan. Sementara itu, Prof. Dr. Candra Wijaya menerima “Penghargaan Profesor Transformatif” atas kontribusi dan pemikiran inovatifnya dalam pengembangan pendidikan Islam dan transformasi akademik di perguruan tinggi.

Ketua Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian kedua dosen tersebut. Menurut beliau, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa dosen-dosen Program Doktor MPI FITK UINSU Medan memiliki kualitas, dedikasi, dan kontribusi yang diakui secara nasional.

Beliau juga menambahkan bahwa prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, penghargaan ini turut memperkuat posisi Program Doktor MPI sebagai salah satu program studi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi Doktor MPI, Dr. Yusuf Hadijaya, MA menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima menjadi inspirasi bagi para dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya dan berinovasi dalam dunia akademik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam membangun budaya akademik yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan penghargaan nasional PERMA PENDIS Indonesia tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh pendidikan, akademisi, serta pimpinan perguruan tinggi Islam dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penguatan jejaring akademik dalam mendukung kemajuan pendidikan Islam di era modern.