Ujian Komprehensif Berjalan Lancar

Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam (MPI) FITK UINSU kembali melaksanakan ujian komprehensif bagi mahasiswa program S3 pada tanggal 7 Maret 2026. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan di kota Langsa dan berlangsung dengan tertib serta lancar sebagai bagian dari tahapan penting dalam proses pendidikan doktoral. Dalam tangkap layar yang dilakukan ditempat kegiatan, terlihat hadir, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum., Prof. Dr. Rusydi Ananda, M.Pd., Prof. Dr. Candra Wijaya, M.Pd dan Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd.

Dekan FITK UINSU, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum mengatakan bahawasanya ujian komprehensif merupakan salah satu tahapan akademik yang wajib ditempuh oleh mahasiswa program doktor sebelum memasuki tahap penyusunan proposal disertasi. Melalui ujian ini, mahasiswa diuji secara menyeluruh terhadap penguasaan teori, metodologi penelitian, serta wawasan keilmuan yang berkaitan dengan bidang Manajemen Pendidikan Islam.

Lebih lanjut, ketua prodi Doktor Manajemen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahawa pelaksanaan ujian komprehensif tersebut dihadiri oleh tim penguji yang terdiri dari para profesor dan doktor yang memiliki kompetensi di bidang manajemen pendidikan Islam. Dalam ujian tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan kedalaman analisis, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan akademik dalam mengembangkan penelitian disertasi yang berkualitas.

Dalam sambutan pertemuan formal sebelum dilanhsungkanya ujian, Prof. Dr. Candra Wijaya sebagai penguji mengatakan bahwa komprehensif merupakan instrumen penting untuk memastikan kesiapan akademik mahasiswa doktoral. Oleh karena itu, setiap peserta diuji secara mendalam terkait penguasaan teori, konsep, serta relevansi kajian dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

Selain sebagai evaluasi akademik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga mutu dan standar akademik pada program doktor. Dengan pelaksanaan ujian komprehensif yang sistematis dan objektif, diharapkan para mahasiswa mampu melanjutkan tahapan penelitian disertasi dengan landasan keilmuan yang kuat.

Muhammad Jailani, sebagai salah satu mahasiswa yang diuji, saat ditanya mengatakan bahwasanya ujian kali ini memang kita minta untuk dilaksanakan dikota langsa, mengingat kesulitan kawan-kawan untuk datang ke kota medan. Kami meminta diadakan disini karena akhir-akhir ini Aceh dilanda banjir, sehingga membuat mahasiswa merasa kewalahan. Syukur dan terimkasih kepada prodi yang telah datang mengunjungi kami, sekaligus melaksanakan ujian, tegasnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan ujian komprehensif Program Doktor MPI yang dilaksanakan di Langsa tersebut berlangsung dengan baik dan mendapat apresiasi dari para dosen penguji maupun peserta ujian. Diharapkan kegiatan akademik ini dapat terus meningkatkan kualitas lulusan doktor yang memiliki kompetensi ilmiah, integritas akademik, serta kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.